Pasca Sarjana Manajemen UMT Gelar Workshop tentang SDM Unggul

Peresmian MoU antara PPS MM UMT dan Labor Institute (dari kiri ke kanan: Prof Lijan, Ulfa ILyas dari Labor Institute, Dr. Ginting, Dr. Widodo Priyanto dan Dr. Sarton Sinambela)

SK.id Jakarta – Fokus pembangunan Indonesia kedepan yang telah dicanangkan oleh pemerintah adalah pada pengembangan SDM yang unggul. Tag line SDM Unggul Indonesia Maju harus perlu direspon oleh semua komponen bangsa, terlebih dunia akademik dan masyarakat, dalam hal ini pelaku usaha nasional.

Sabtu (7/9/19), Program Pasca Sarjana Universitas Mpu Tantular (UMT) bekerja sama dengan Labor Institute Indonesia mengadakan serangkaian Workshop dengan tema Menyiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju dalam Era Industri 4.0. Hadir sebagai pembicara adalah Prof. Dr. Lijan P Sinambela, guru besar Universitas Nasional, Dr. Drs. PJP Ginting, MM, Ketua Program Pasca Sarjana UMT dan Mulyadi Siregar, SE, MBA selaku Ketua Umum Permunas ( Persatuan Pengusaha Muda Muslim Nasional )

Baca Juga :  Facebook Dkk Jangan Main-main

Workshop dihadiri pula oleh Wakil Rektor III UMT, Dr. Widodo Prianto, S.sos., MM dan Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Sarton Sinambela, SE, MM. Keduanya memberikan apresiasi atas terselenggaranya workshop dan berharap akan terus berlanjut sehingga dapat menjadi tradisi akademik khususnya di program pasca sarjana manajemen, dan kampus secara umum. Tak lupa kedua pimpinan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Labor Institute yang telah berpartisipasi dalam kerjasama ini.

Antusiasme peserta terihat dalam workshop.

Prof. Lijan dalam materinya menekankan bahwa dunia pendidikan harus menyesuaikan dengan revolusi industri 4.0, tapi juga harus ada dukungan secara riil dari pemerintah.

“Sekarang ini dunia pendidikan harus menyesuaikan dengan revolusi industri 4.0 namun juga hal ini harus didukung oleh pemerintah secara riil” terang Profesor yang telah menghasilkan karya-karya buku tentang SDM ini.

Baca Juga :  Kerjasama Permunas dan UMT Resmi Ditandatangani

Sedangkan Dr. Ginting, menegaskan meski banyak profesional di jaman sekarang ini jika mereka tidak menguasai teknologi maka mereka akan tersingkir. Itu salah satu penyebab mengapa banyak sarjana yang masih belum bisa berkarya atau bekerja saat ini. Hal ini, lanjutnya, karena kedepan akan ada banyak jenis pekerjaan baru yang tak terbayangkan sebelumnya.

Dari kacamata pelaku usaha, Mulyadi Siregar dalam paparannya menekankan bahwa harus ada sinergisitas antara dunia kampus dan dunia usaha. “Kampus sebagai tempat menelurkan ide-ide dan dunia usaha sebagai tempat untuk mengimplementasikannya. Sehingga harus ada sinergisitas antar keduanya. Terlebih untuk menyiapkan kualitas SDM kita kedepan.” Papar pengusaha muda ini.

Para peserta yang sebagian besar mahasiswa pasca sarjana manajemen juga mengharapkan acara seperti workshop ini bisa terus berlanjut karena sangat baik dan dapat memberikan motivasi dan ilmu.

Baca Juga :  Penikahan Massal Ala Nadiem

Editor : D. ananta

Tulis Komentar Anda

Tulis #komentarcerdas Anda

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Biasakan berkomentar secara bijak #koemntarcerdas #komentarbijak


*