PRD : Pemerintah Fokus Lawan Korona, Jangan Yang Lain


Seluruh elemen bangsa wajib terlibat aktif dalam memerangi wabah korona di negeri ini. Menjadikan momentum ini sebagai peluang terbangunnya persatuan dan kemandirian bangsa ke depan. Beberapa waktu lalu SK.id berhasil mewancarai Ketua Umum PRD, Bung Agus ‘Jabo’ Priyono.

Berikut petikanya :

SK.id : Bagaimana pandangan Ketua Umum PRD atas situasi bangsa Indonesia sekarang ini terkait wabah virus corona?

Bencana pendemik Covid19 ini harus menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia dan masyarakat dunia bahwa nilai-nilai kemanusiaan adalah sesuatu yang harus dijunjung tinggi, melebihi kepentingan apapun di muka bumi ini, ternyata antara manusia satu sama lain walau berbeda bangsa, ras, agama, idiologi terhubung, maka solidaritas dan kegotongroyongan adalah hal yang utama dalam hubungan kehidupan antar manusia.

SK.id : Apakah tindakan pemerintah sekarang sudah sigap dalam menghadapi wabah ini?

Di saat negara-negara lain sudah menggerakkan instrumen negaranya untuk memimpin serta mengendalikan situasi dalam menghadapi wabah Covid19 ini, Pemerintah masih tenang dan justru menggunakan aparatusnya untuk meyakinkan masyarakat kalau Indonesia aman.

Setelah ada korban dan penyebaran virus tersebut mulai teridentifikasi, Pemerintah kelihatan sangat tidak siap, tidak ada kepemimpinan dan soliditas antar lembaga negara, antar lembaga pemerintah dan pemerintah pusat dengan daerah, padahal situasi objektifnya sudah membahayakan, akibatnya terjadi simpang siur informasi dan di masyarakat terjadi kecemasan massal.

Baca Juga :  Hari ini, 4 Mei, PSBB Jilid 2 Tangerang Raya Dimulai

Keterlambatan Pemerintah dalam melakukan tindakan serta antisipasi tersebut, mungkin karena ada pertimbangan lain, misalnya pertimbangan ekonomi.

Salah satu aksi PRD

Sementara di masyarakat sudah bertebaran secara massif informasi melalui sosial media tentang bahaya Covid19 ini, akibatnya di tengah masyarakat terjadi kecemasan massal, di saat situasi sudah tidak karu-karuan, pernyataan para Pejabat negara justru ngawur dan meremehkan dampak Covid19 ini. Yang terjadi kemudian kepanikan serta kegaduhan.

SK.id : Bagaimana seharusnya bangsa bangsa dan negara ini bersikap ditengah wabah corona?

Begitu wabah Covid19 di Wuhan mulai menyebar ke negara-negara di luar RRC, sudah seharusnya pemerintah dengan semua komponen bangsa terkait, segera membuat asesment, untuk menentukan langkah-langkah antisipasi. Apakah situasi ini masih situasi yang belum masuk ke dalam situsai darurat, sehingga penanganannya bisa dilakukan secara normal dengan menggunakan institusi normal, ataukah sudah masuk ke dalam situasi darurat yang penanganannya harus bersifat darurat, misalnya dengan membentuk Kepemimpinan ad hoc, agar tindakan cepat, terpimpin dan terukur.

Baca Juga :  Khasiat dan Efek Samping Dexamethasone

Dan situasi objektifnya menuju ke situasi darurat, indikatornya adalah jumlah orang yang terpapar, korban meninggal dunia dan penyebaran virus yang begitu cepat.

Ketidaksiapan ini menyebabkan posisi pemerintah ragu-ragu dalam memutuskan tingkat kedaruratan situasi, tidak siap anggaran, tidak tersedianya APD bagi tenaga medis, langkanya masker, obat-obatan dan kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Masyarakat akhirnya melakukan tindakan sesuai dengan keyakinan serta keinginannya masing-masing.

SK.id: Pelajaran apa yang dapat dipetik dari situasi wabah seperti ini, terutama dalam bidang ekonomi dan politik?

Kemandirian ekonomi dan kedaulatan politik yang menjadi cita-cita berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hal yang mutlak, di saat hampir semua negara lumpuh, kita tidak bisa bergantung kepada negara manapun, hanya dengan kekuatan kita sendiri kita harus menghadapi musuh atau bencana yang sedang melanda umat manusia seperti sekarang ini.

Harapan kita Pemerintah fokus dalam menghadapi wabah Covid19 ini, hentikan urusan lain selain menangani dampak dari wabah Covid19, hentikan pembahasan Omnibus Law, Ibu Kota Negara dan lainnya.

Baca Juga :  Tindak Tegas Jaringan Asing Biang Kerok Kerusuhan di Papua

Dan jangan ada satu pihak pun yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kecemasan serta kesedihan massal ini.

SK.id : Apa yang dilakukan PRD terkait wabah corona?

Di tengah situasi yang tidak pasti seperti ini, walau dengan kemampuan yang terbatas, kita mendirikan Posko Tangkal Corona dengan melakukan penyemprotan di kampung-kampung dan melakukan penggalangam dana untuk membantu korban dan tenaga medis.

Kita juga menyerukan agar Persatuan dan Gotong Royong harus terus dilakukan untuk menghadapi wabah Covid19 ini, karena PRD berpandangan bahwa urusan kemanusiaan adalah hal yang harus dijunjung tinggi, melebihi kepentingan apapun dan siapapun.

Kepada Pemerintah untuk terus membangun soliditas kepemimpinan, teladan dan memberikan ketenangan di tengah masyarakat, memastikan yang terinveksi segera ditangani, memberikan atensi kepada tenaga medis, tersedianya alat-alat medis dan obat-obatan sekaligus memastikan bahan kebutuhan pokok masyarakat terjaga.

Seperti apa yang dihimbau oleh Pemerintah, Jabo kini melakukan kegiatan di rumah saja, bersama keluarga.

“Alhamdulillah sampai sekarang ini kita sehat lahir dan batin, dan kita berharap semoga kita semua tetap semangat, selamat dan wabah Covid19 ini segera berakhir” tutupnya.

Tulis Komentar Anda

Tulis #komentarcerdas Anda

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Biasakan berkomentar secara bijak #koemntarcerdas #komentarbijak


*